5 Makanan Khas Timur Tengah Terpopuler DI Indonesia

5 Makanan Khas Timur Tengah Terpopuler DI Indonesia

5 Makanan Khas Timur Tengah Terpopuler DI Indonesia – Kepomagz.com, Jakarta. Perkembangan dunia kuliner memang semakin melejit di Indonesia. Beragam menu makanan pun telah menjamur, mulai dari makanan lokal hingga masakan luar negeri. Sehingga kita dapat mencicipinya tanpa harus pergi mengunjungi negara asal makanan.

Salah satu jenis masakan khas luar negeri yang cukup populer di Indonesia adalah makanan dari Timur Tengah. Kuliner Arab ini banyak diminati orang Indonesia karena rasanya yang khas dengan rempah yang terasa kuat di lidah.

Dengan melirik pesona makanan timur tengah saja, lidah kita makin ngiler dibuatnya. Bagaimana tidak, menu makanan khas timur tengah memiliki berbagai paduan rempah yang makin menggugah selera. Bahkan, boleh di bilang makanan khas timur tengah memiliki rempah yang tidak kalah dengan Indonesia. Meskipun begitu, bagi mimin tetaplah makanan Indonesia juaranya. Hehe. Berikut ini adalah 5 menu makanan khas Timur Tengah yang cukup populer di Indonesia.

5 Makanan Khas Timur Tengah Terpopuler DI Indonesia

Hummus

Makanan Khas Timur Tengah

Hummus adalah hidangan khas Levant (Negeri Syam) berupa pure, bubur, saus cocol, atau semacam selai gurih yang dibuat dari kacang Arab giling yang dicampur tahini (wijen giling), minyak zaitun, sari perasan limau, garam dan bawang putih. Hidangan ini begitu populer di seantero Timur Tengah, termasuk Turki, dan Afrika Utara. (Wikipedia)

Dalam beberapa literature Hummus termasuk makanan asli mesir yang tercatat ada sebelum abad ke 13. Makanan khas timur tengah ini termasuk kategori  dipping dan cold appetizer atau bahasa indonesia-nya adalah cocolan. Hummus terbuat dari kacang chickpea dan Saus Tahini serta minyak zaitun. Hummus dimakan menggunakan roti pita atau roti lainnya sebagai makanan pembuka. Sebenarnya Hummus adalah nama lain dari kacang chickpea, sehingga yang benar sebenarnya adalah hummus bil tahina.

Dari sisi kandungan gizi, Humus adalah salah satu cocolan terbaik karena mengandung protein, carbohydrates, fiber, folate, vitamin A, thiamine, riboflavin, niacin and vitamin B-6, phosphorus, magnesium, iron, potassium, calcium and zinc. Sekedar informasi bahwa Folate sangat dibutuhkan untuk regenerasi sel baru termasuk sel darah merah dan DNA. Sedangkan magnesium baik untuk imunitas dan menjaga serta menstabilkan kandungan gula dalam darah serta tekanan darah. Iron sangat penting untuk memproduksi sel darah merah yang nantinya akan mengangkut oxygen dalam tubuh. Sangat luar biasa bukan? Sehat dan Enak adalah salah satu hal yang sempat diimpikan saat kita menyantap makanan.

Roti Maryam

Makanan Khas Timur Tengah Terpopuler DI Indonesia

Sebagian mengatakan roti ini berasal dari India dan diberi nama Roti Cane karena berasal dari Chennai (Madras, India). Di negara lain, roti ini disebut Prata (Malaysia, Singapura), Palata (Myanmar), atau Farata (Mauritius). Di negara Eropa makanan ini dikenal sebagai Flying Bread (Roti Terbang), sedang di Cina dinamai Yin Du Jiang Bing yang berarti Biskuit Panggang India.

Karakteristik unik dari makanan ini yaitu lapisan-lapisan tepungnya yang tidak menyatu satu sama lain, dan memiliki rasa yang cenderung datar namun gurih karena berbahan dasar tepung dan lemak. Roti ini juga dikatakan sebagai cikal bakal Martabak yang berbahan dasar sama, hanya saja dengan beragam isian daging dan bumbu di dalamnya.

Di Indonesia sendiri, roti Maryam lebih dikenal diperkenalkan oleh para pedagang Arab, dan hingga kini masih banyak ditemui keturunan Hadharim yang mengkonsumsinya sebagai makanan keseharian mereka. Menurut tradisi yang berlaku, roti Maryam ditaburi gula atau madu ketika sarapan, dan dimakan dengan gule kacang hijau atau gule merah sebagai menu utama. Berbagai pilihan rasa lain roti maryam pun mudah ditemui di Indonesia, diantaranya coklat, keju, kacang, daging.

Samboosa

Makanan Khas Timur Tengah Terpopuler DI Indonesia

Samboosa, samosa, samsa adalah pastri goreng berbentuk segitiga. Isi berupa kentang rebus berbumbu rempah-rempah dicampur kacang kapri, bawang bombay, daun ketumbar, dan kadang-kadang paneer. Makanan ringan ini populer di Asia Tengah Asia Selatan, Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Semenanjung Arab.

Samosa vegetarian khas India dibuat dari terigu (tepung maida), kentang, bawang bombay, rempah-rempah, dan cabai hijau. Bawang bombay digantikan asafetida (hing) untuk orang yang pantang bawang. Samosa dimakan dengan saus cocol berupa chutney, seperti chutney daun mint, chutney daun ketumbar, atau chutney asam jawa. Versi nonvegetarian berisi daging cincang (keema) atau kadang-kadang daging ikan. Di Asia Tengah, isi berupa daging domba dan bawang bombay, labu, atau kentang.

Nama samosa berasal dari bahasa Persia sanbosag. Sebutan lain untuknya di berbagai negara juga berakar dari kata yang sama: sambusac(sanbusak) yang berbentuk bulan sabit, sanbusaj di negara-negara berbahasa Arab, sambosa di Afganistan, samboosa di Tajikistan, samsa di negara-negara bahasa Turki, sambusa di beberapa wilayah di Iran, dan chamuça di Goa dan Portugal.

Shawarma

Makanan Khas Timur Tengah Terpopuler DI Indonesia

Shawarma merupakan makanan khas daerah Arab, semacam sandwich isi daging. Kata ‘shawarma’ sendiri adalah bahasa Arab, berasal dari bahasa Turki ‘cevirme’ [tʃeviɾme].

Shawarma terdiri dari roti pita yaitu roti pipih berbentuk bundar dengan bagian tengah berongga seperti kantong. Roti ini diisi dengan irisan daging sapi, kambing, atau ayam yang dibakar dengan cara diputar di atas bara api. Kemudian, ditambahkan sayuran seperti mentimun, bawang bombay, tomat, daun selada, juga acar timun. Isian tersebut diletakkan di atas atau di dalam roti dan daging, kemudian digulung bersama. Beginilah penampakan asli shawarma.

Shawarma termasuk makanan cepat saji. Isian dan topping untuk shawarma selalu berbeda di tiap negara. Di beberapa negara, misalnya Yordania, Libia, Suriah, Israel, Libanon, Pakistan, Turki, Mesir, India, dan Arab Saudi, shawarma kadang dihidangkan bersama kentang goreng.

Bumbu untuk shawarma ini biasanya tahini (atau tahina), saus amba (acar mangga dengan cabai), hummus, atau dibumbui dengan cuka dan rempah-rempah seperti kapulaga, kayu manis, dan pala. Daging shawarma disajikan dengan saus mayones, Toum (saus bawang putih), atau Skhug (saus cabai panas).

Kebab

Makanan Khas Timur Tengah Terpopuler DI Indonesia

Kebab adalah makanan khas timur tengah yang terbuat dari irisan daging sapi, digiling kasar lantas diolah dengan bumbu-bumbu khusus. Diproses melalui tiga tahapan, yakni pencampuran bumbu, pencetakan, dan pemasakan. Menjelang disajikan, daging Kebab dengan ketebalan kurang lebih 1 cm dipotong memanjang ukuran 3 x 17 cm, lantas dipanggang pada wajan anti lengket. Disajikan dengan Tortila, roti khas Meksiko, dicampur dengan sayuran dan aneka sauce pilihan, lantas digulung dan dipanggang kembali.

Makanan khas Timur Tengah ini menurut sejarahnya berasal dari Turki. Namun ada juga yang mengatakan dari Arab yang dikenal dengan Kabbeh. Makanan khas ini mulai meluas ketika para pedagang Turki mengadakan kontak dengan masyarakat kota Berlin, Jerman sekitar abad 18. Aslinya daging kebab dipanggang, disajikan dengan roti pita, paprika, dan saus. Dalam perkembangannya mengalami penyesuaian dan pencampuran dengan kebiasaan masyarakat Jerman. Di mana Kebab disajikan juga dengan aneka roti dan salad. Pola pemanggangan daging Kebab pun mulai berkembang dari tradisional ke pola modern menggunakan pemanggangan elektrik maupun gas. Di Jerman sendiri saat ini Kebab mampu menyaingi Hamburger yang sudah lama mereka kenal.

Di Indonesia kamu bisa menjumpai pedagang kebab dengan mudah. Tersedia pula berbagai jenis kebab, mulai dari kebab original, kebab mini, hingga kebab monster.

Dari ke 5 Makanan Khas Timur Tengah Terpopuler DI Indonesia tersebut, mana yang belum pernah kamu cicipi? Atau mana yang paling sering kamu nikmati? Dunia kuliner memang ngga akan pernah ada habisnya ya. Perpaduan bahan pokok, rempah, dan sedikit sentuhan manusia bisa membuat sebuah hidangan yang begitu mengagumkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *