Deretan Insiden Helikopter Di Indonesia

Deretan Insiden Helikopter Di Indonesia

Deretan Insiden Helikopter Di Indonesia – Kepomagz.com, Jakarta. Kabar duka menjadi awal disaat suasana lebaran berlangsung di negeri ini. Belum selesai berita duka korban letusan gunung Dieng, justru kemudian disusul kabar helikopter milik Badan SAR Nasional (BASARNAS) jatuh menabrak tebing di Temanggung, Jawa Tengah, pada Minggu 2 Juli 2017 kemarin. Padahal, helikopter berwarna oranye itu hendak memantau letusan kawah Sileri kawasan pegunungan Dieng, Banjarnegara.

Korban berjatuhan pun tak terelakkan. Terlepas dari takdir ataupun misteri ghaib yang kemungkinan sebentar lagi bakal dikait-kaitkan. Seharusnya kejadian ini sudah sewajibnya menjadi tanda tanya besar, dan evaluasi total bagi pihak berwenang dan yang berkepentingan. Terlebih, ini bukanlah kali pertama tragedi moda transportasi udara tanah air mengalami kecelakaan fatal.

Berikut mimin kepomagz akan berbagi info tentang tragedi jatuhnya pesawat terbang yang terjadi di tanah air. Semoga saja Deretan Insiden Helikopter Di Indonesia ini menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia dan semoga insiden ini tidak terulang kembali.

Deretan Insiden Helikopter Di Indonesia

 

3 Agustus 2011

Sebuah helikopter PK-FUG berpenumpang 10 orang jatuh di sekitar Danau Wudu, Bitung, atau wilayah Gunung Dua Saudara, Sulawesi Utara. Helikopter ini disewa oleh perusahaan Nusa Halmahera Mineral. Seluruh penumpang dipastikan tewas akibat kecelakaan itu. Helikopter nahas ini bergerak dari Bandara Sam Ratulangi, Manado, menuju Halmahera pada Rabu 3 Agustus. Namun, pada pukul 14.30 WIT, helikopter kehilangan kontak. Kemudian, sekitar pukul 00.30 dini hari tadi, Tim SAR menemukan helikopter tersebut. Yang dipastikan jatuh di Gunung Dua Saudara, Sulawesi Utara.

Daftar Korban :

  • Edi Poerwanto
  • Humaidi, Eng
  • Roy Nawawi
  • Dian Rimba Rudiansyah
  • Wilson Josua
  • Barry Tom Linson
  • Adrian Aird
  • Dion Remie
  • Roelo T (WN Australia)
  • Belum diketahui identitasnya.

9 November 2013

Helikopter MI-17 oleng dan jatuh di titik koordinat 4039-5080, 300 meter sebelum mendarat di helipad Pos Bulan, Kecamatan Bahauhulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Sabtu (9/11/2013) pukul 10.45 Wita.

Kecelakaan tersebut menewaskan lima anggota TNI dan delapan orang sipil tersebut. Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Rukman Ahmad menjelaskan, helikopter buatan Rusia yang dibeli Indonesia pada 2011 tersebut lepas landas dari Tarakan, Kalimantan Utara, pada pukul 09.00 Wita.

Daftar Korban :

  • Kapten Wahyu Ramdan (flight engineering).
  • Kapten Czi Sardi (anggota Denzibang Tarakan).
  • Lettu Agung Budiarjo (penerbang 1).
  • Lettu Rohmad (penerbang 2).
  • Serka Aan Prayitno (mekanik).
  • Desi (pembantu Pos Pamtas).
  • Wahyu (pembantu Pos Pamtas).
  • Belong Lenggang (warga desa Apauping).
  • Ling Ling (warga Apauping).
  • Asun (Warga Apauping).
  • Sam (warga Apauping).
  • Ging (warga Apauping).
  • Rodes (warga Apauping).

11 Oktober 2015

Helikopter milik PT Penerbangan Angkasa Semesta yang terbang dari Samosir hilang kontak Minggu 11 Oktober 2015 pukul 11.33 WIB saat menuju Bandara Kualanamu setelah terbang dari Siparmahan atau pantai barat Danau Toba melintasi Pematangsiantar.

Helikopter tersebut dipiloti Teguh Muyatno dengan teknisi Hari Purwantono. Selain itu, ada 3 penumpang, yaitu Nurhayanti, Gianto, dan Fransiskus.

Salah satu penumpang helikopter EC-130 PK-BKA ditemukan selamat. Fransiskus Subihardayan ditemukan Tim SAR dalam kondisi lemas setelah hampir 3 hari terombang-ambing di perairan Danau Toba pada Selasa 13 Oktober 2015 sekitar pukul 13.00 WIB.

24 November 2016

Kembali pesawat helikopter TNI AD berjenis Bell 412 dengan nomor registrasi penerbangan HA-5166 mengalamai kecelakaan. Kecelakaan terjadi di wilayah Kalimantan Utara, tepatnya di Desa Long Sulit, Malinau. Tidak diketahui pasti jumlah korbannya.

Helikopter tersebut berhasil ditemukan di hutan pegunungan sekitar lima kilometer dari Desa Long Sulit, Kecamatan Krayan, Kabupaten Malinau.

Daftar Korban :

  • Lettu Cpn Ginas Sasmita Aji,
  • Sertu Bayu Sadeli Putra,
  • Praka Suyanto.

20 Maret 2016

Helikopter milik TNI AD jenis Bell 412 EP yang meledak di wilayah Patiro Bajo, kelurahan Kasiguncu, Kabupaten Poso, Minggu (20/3/2016) sore mengangkut 13 penumpang. Ketiga belas penumpang tersebut meninggal dunia dan sudah dibawa ke RSUD Poso.

Daftar korban:

  • Inf. Saiful Anwar (Danrem 132/Tdl)
  • Heri (BAIS)
  • Inf. Ontang R. P. (Satgas Intel Imbangan)
  • Letkol Cpm Tedy (Dandenpom)
  • Mayor Inf. Faqih (Kapten Rem)
  • Kapt Yanto
  • Prada Kiki (Ajudan Danrem)
  • Cpn Agung
  • Lettu Cpn Wiradi
  • Letda Cpn Tito
  • Serda Karmin
  • Sertu Bagus
  • Pratu Bangkit

4 Juni 2016

Helikopter berjenis Bell 206 kepunyaan PT Amur mengalami kecelakaan disaat akan mendarat di landasan 99 Baya Biru, Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai, Papua. Korban tewas seorang piot dan 3 penumpangnya kritis.

Pilot bernama Karmana dilaporkan tewas. Ada tiga penumpang di dalam heli ini, yaitu Ajo, Darwis, dan Anwar. Mereka mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Nabire.

8 Juli 2016

Masih ingat dengan jatuhnya helikopter yang menimpa rumah pemukiman warga sipil di sleman jogja? Ya, pada Jumat tanggal 08 Juli 2016 pukul 15.20 WIB telah terjadi kecelakaan pesawat Helly Bell 205 A-1 milik TNI AD dengan nomor reg HA-5073 dari skadron 11 serbu bertempat di Dusun Kowang, Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY.

Akibat dari musibah tersebut, tiga orang meninggal dunia, yakni Letda Cpn Angga Juang, Serda Yogi Riski Sirait, dan Fransiska Agustin. Sementara tiga awak heli lainnya mengalami luka berat, yakni Kapten Cpn Titus Sinaga, Serka Rohmat, dan Kopda Sukoco.

2 Jul 2017

Nah, kalo ini adalah kejadian yang saat ini masih hangat diberitakan, helikopter berjenis HR 3602 adalah milik Badan SAR Nasional yang jatuh di Candiroto, daerah perbukitan Gunung Butak, Temanggung, Jawa Tengah. Korban jatuh berjumlah 8 orang yang semuanya adalah kru dan anggota Basarnas yang awalnya ditugaskan memantau arus mudik di Gringsing, Batang, lalu bertolak ke Dieng untuk mengevakuasi korban letusan Kawah Sileri dan ternyata malah menjadi korban jatuhnya pesawat yang ditumpanginya.

Daftar Korban :

  • Muhammad Afandi (SAR Semarang)
  • Nyoto Purwanto (SAR Semarang)
  • Budi Resti (SAR Semarang)
  • Catur (SAR Semarang)
  • Kapt Laut (P) Haryanto (kru helikopter)
  • Kapt Laut (P) LI Solihin (kru helikopter)
  • Serka MPU Hari Marsono (kru helikopter)
  • Peltu LPU Budi Susanto (kru helikopter)

Itulah Deretan Insiden Helikopter Di Indonesia. Semoga ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi bangsa dan negara yang kian hari semakin banyak cobaan.Dan semoga seluruh amal dan ibadah para korban di terima Allah SWT. Amiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *